
Tasikmalaya – Sebuah konser musik yang digelar di Tasikmalaya pada awal Juli 2025 menuai keluhan dari sejumlah penonton yang mengaku kehilangan ponsel saat acara berlangsung. Keluhan ini pertama kali mencuat lewat unggahan akun Instagram @wildan_wilova yang membagikan kekhawatirannya terkait keamanan di lokasi.
Dalam unggahan tersebut, Wildan menyoroti insiden hilangnya puluhan ponsel milik penonton yang diduga menjadi korban pencopetan. Ia menyebut bahwa sekitar 70 handphone raib akibat ulah komplotan pencopet yang beraksi di area konser.
“Di event ini… lagi dan lagi terjadi insiden peserta kecopetan handphone, ada sekitar 70 HP raib dicopet para komplotan maling yang beraksi di lokasi,” tulisnya dalam Instagram Story.
Wildan juga menyarankan agar ke depannya pihak penyelenggara mempertimbangkan pemeriksaan tambahan terhadap pengunjung, terutama saat keluar dari area konser. Hal ini disampaikannya mengingat insiden serupa disebut bukan pertama kali terjadi di acara musik besar.
“Dan alangkah baiknya jika peserta melakukan body check kepada penonton yang akan keluar dari area,” lanjutnya.
Ia juga mempertanyakan peran uang keamanan yang biasanya dibayarkan panitia dalam penyelenggaraan acara berskala besar. Menurutnya, pengamanan yang baik seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab utama penyelenggara.
“Serius tanya, apa benefit membayar uang keamanan itu?” tulisnya.
Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara acara maupun otoritas setempat terkait jumlah pasti ponsel yang hilang maupun langkah tindak lanjut atas keluhan tersebut.
Dalam kolom komentar, beberapa warganet turut menyampaikan keprihatinannya. Salah satunya menulis, “Semoga komplotan maling bisa ditangkap.”
Insiden ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara acara hiburan agar lebih memperhatikan aspek keamanan. Penonton berharap ada peningkatan sistem pengamanan ke depan agar momen bersenang-senang tidak berubah menjadi pengalaman yang merugikan.