
TASIKMALAYA – Di tengah riuhnya Pasar Mambo, aroma kacang sangrai yang berpadu dengan kesegaran jeruk nipis menyambut setiap pengunjung yang melangkah ke Warung Pecel Oranye. Suasana klasik dengan meja dan kursi kayu sederhana, serta dinding yang memajang foto-foto hitam-putih masa lalu, seolah membawa kita kembali ke era kolonial. Di sinilah, sejak tahun 1923, kuliner legendaris Tasikmalaya ini mempertahankan cita rasa autentiknya.
Sejarah yang Melegenda
Warung Pecel Oranye didirikan oleh Ibu Supinah pada masa penjajahan Belanda. Awalnya, tempat ini menjadi favorit para none Belanda yang menetap di Tasikmalaya. Pada masa pendudukan Jepang, namanya sempat berubah menjadi “Pecel Asia”, namun setelah kemerdekaan, kembali ke nama aslinya. Kini, warung ini dikelola oleh generasi ketiga dari keluarga pendiri, menjaga resep dan tradisi yang telah berusia lebih dari satu abad.
Daya Tarik Utama
Menu andalan di sini adalah nasi pecel yang disajikan dengan aneka sayuran rebus seperti kol, kacang panjang, dan tauge, disiram dengan bumbu kacang khas. Keunikan bumbu pecel di Warung Oranye terletak pada proses pembuatannya yang menggunakan blender, menghasilkan tekstur yang halus namun tetap kaya rasa. Perpaduan rasa manis, asam dari perasan jeruk nipis, dan sedikit asin menciptakan sensasi yang segar dan menggugah selera.
Selain pecel, surabi di sini juga menjadi favorit. Dengan tekstur lembut dan rasa yang khas, surabi disajikan sebagai pelengkap yang sempurna. Menu lain yang tersedia meliputi gado-gado, lotek, karedok, dan rujak cuka, semuanya disiapkan dengan bumbu khas Warung Oranye.
Akses Menuju Lokasi
Warung Pecel Oranye terletak di Jalan Empang No. 27, Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Lokasinya strategis, berada tepat di seberang Hotel Selamat, dan mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Bagi pengguna ojek online, cukup ketik “Pecel Oranye” untuk menemukan lokasinya.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Namun, untuk menghindari antrean panjang, disarankan datang pada pagi hari saat warung baru buka. Selain itu, suasana pagi yang sejuk menambah kenikmatan menyantap pecel hangat.
Tips dari Wisatawan Lokal
Bagi yang ingin membawa pulang cita rasa Warung Oranye, tersedia bumbu pecel kemasan yang bisa dibeli di tempat. Cukup seduh dengan air hangat dan sajikan dengan sayuran rebus di rumah. Harga menu di sini juga terjangkau, dengan pecel dibanderol mulai Rp15.000 per porsi, dan menu lain seperti gado-gado dan rujak cuka berkisar antara Rp19.000 hingga Rp31.500.
Bagi yang tidak sempat datang langsung, Warung Pecel Oranye juga tersedia di layanan pesan antar seperti GoFood dan GrabFood. Namun, pengalaman menyantap langsung di warung dengan suasana klasik tentu memberikan kesan yang berbeda.
Warung Pecel Oranye bukan sekadar tempat makan, melainkan saksi bisu perjalanan sejarah kuliner Tasikmalaya. Dengan mempertahankan cita rasa dan tradisi sejak 1923, tempat ini menjadi destinasi wajib bagi pecinta kuliner yang ingin merasakan kelezatan autentik yang telah teruji oleh waktu.