
TASIKMALAYA – Menjelang senja di Tasikmalaya, suasana Jalan Panyerutan di Kecamatan Cihideung mulai dipenuhi aroma khas kencur yang menggoda selera. Di antara deretan rumah dan toko, sebuah warung sederhana bernama Nasi Cikur Teh Rena menarik perhatian dengan antrean pengunjung yang sabar menunggu giliran. Warung ini telah menjadi ikon kuliner lokal yang menawarkan cita rasa khas Sunda yang autentik.
Sejarah dan Filosofi Nasi Cikur
Nasi cikur merupakan hidangan khas Tasikmalaya yang memadukan nasi goreng dengan bumbu kencur, atau “cikur” dalam bahasa Sunda. Kencur muda yang digunakan memberikan aroma segar dan rasa khas yang membedakannya dari nasi goreng biasa. Proses pembuatannya melibatkan penumisan bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan kencur, sebelum nasi putih dimasukkan dan diaduk hingga merata. Hidangan ini sering disajikan dengan pelengkap seperti orek tempe, telur dadar, kering kentang, timun, kerupuk putih, dan sambal goang pedas .
Di Tasikmalaya, nasi cikur telah menjadi bagian dari budaya kuliner lokal, dengan berbagai penjual yang menawarkan variasi hidangan ini. Salah satu yang terkenal adalah racikan Ny. Iyen di Kantin 43, yang menjajakan nasi cikur sejak pagi dan dikenal sebagai menu sarapan . Namun, jika Anda mencari pengalaman kuliner di sore hari, Nasi Cikur Teh Rena adalah pilihan yang tepat.
Daya Tarik Nasi Cikur Teh Rena
Terletak di Jalan Panyerutan, Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Nasi Cikur Teh Rena menawarkan suasana santai dan nyaman yang cocok untuk bersantap bersama keluarga atau teman. Warung ini buka setiap hari kecuali Kamis, mulai pukul 16.30 hingga 22.00 WIB
Menu andalannya adalah nasi cikur yang disajikan dengan berbagai pilihan lauk seperti ayam goreng, paru, tahu, tempe, dan lainnya. Harga nasi cikur cukup terjangkau, sekitar Rp5.000 per porsi, dengan tambahan lauk yang bervariasi tergantung pilihan Anda . Salah satu pelanggan mengungkapkan, “Awalnya tau tempat makan ini dari YouTube-nya Nex Carlos. Harga nasi cikurnya murah cuma Rp5.000 udah dikasih sambel. Ayam goreng sama paru wajib dicoba sih kalau ke sini.”
Akses Menuju Lokasi
Nasi Cikur Teh Rena mudah diakses dari pusat kota Tasikmalaya. Warung ini terletak persis di depan Kumon dan Happy Suki, memudahkan pengunjung untuk menemukannya. Jika menggunakan transportasi umum, Anda dapat naik angkutan kota yang melewati Jalan Panyerutan atau menggunakan layanan ojek online untuk kenyamanan lebih.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Untuk menghindari antrean panjang, disarankan datang lebih awal, sekitar pukul 16.30 WIB saat warung baru buka. Namun, jika Anda ingin merasakan suasana ramai khas warung makan populer, datanglah sekitar pukul 18.00 WIB. Perlu diingat bahwa warung ini tutup setiap hari Kamis, jadi pastikan untuk merencanakan kunjungan Anda di hari lain.
Tips dari Wisatawan Lokal
Beberapa tips dari pengunjung yang telah menikmati nasi cikur di Teh Rena antara lain:
- Cobalah kombinasi nasi cikur dengan ayam goreng dan paru untuk pengalaman rasa yang maksimal.
- Tambahkan sambal leunca atau sambal dadak khas Sunda untuk sensasi pedas yang menyegarkan.
- Jangan ragu untuk mencoba lauk tambahan seperti orek tempe, soun, dan kangkung yang tersedia.
- Bawa uang tunai secukupnya, karena metode pembayaran di warung ini hanya menerima pembayaran tunai.
- Jika Anda datang dalam rombongan, pastikan untuk datang lebih awal agar mendapatkan tempat duduk yang nyaman.
Nasi Cikur Teh Rena menawarkan pengalaman kuliner yang autentik dengan cita rasa khas Sunda yang menggugah selera. Dengan harga terjangkau dan suasana yang ramah, warung ini menjadi destinasi wajib bagi siapa saja yang ingin menikmati kelezatan nasi cikur di Tasikmalaya.