Pagi baru saja merekah di Tasikmalaya. Kabut tipis masih menggantung di udara ketika langkah kaki menuntun ke sebuah gang sempit di Jalan R. Ikik Wiradikarta, yang lebih dikenal warga sebagai Kalektoran. Di ujung gang itu, aroma harum kaldu ayam dan bawang goreng menyambut, menandakan bahwa Bubur Ayam H. Zaenal telah siap menyajikan kehangatan dalam semangkuk bubur legendaris.

Sejarah: Dari Gerobak ke Warung Legendaris
Bubur Ayam H. Zaenal bukan sekadar tempat makan; ia adalah bagian dari sejarah kuliner Tasikmalaya. Dimulai oleh H. Zaenal pada tahun 1961, usaha ini awalnya beroperasi di Jakarta selama sembilan tahun sebelum kembali ke kampung halaman di Tasikmalaya. Sejak tahun 1969, bubur ini telah menjadi ikon kuliner kota, diteruskan oleh generasi berikutnya tanpa mengubah resep aslinya.
Daya Tarik Utama: Topping Melimpah dan Rasa Autentik
Keistimewaan Bubur Ayam H. Zaenal terletak pada topping-nya yang melimpah. Satu mangkuk bubur disajikan dengan suwiran ayam kampung dari bagian paha dan dada, ati ampela, cakwe, telur rebus, dan taburan bawang goreng serta daun bawang. Tekstur buburnya yang encer namun gurih, tanpa tambahan kecap manis, memberikan cita rasa yang khas dan autentik.
Akses Menuju Lokasi
Warung ini terletak di Jalan R. Ikik Wiradikarta No. 33, Tawangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Meskipun berada di dalam gang, lokasinya mudah diakses dan hanya sekitar 250 meter dari Masjid Agung Tasikmalaya. Papan nama di depan gang memudahkan pengunjung untuk menemukannya.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Bubur Ayam H. Zaenal buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga 13.00 WIB. Namun, karena tingginya animo pengunjung, disarankan datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang dan memastikan kebagian bubur sebelum habis.
Tips dari Wisatawan Lokal
- Datang Lebih Awal: Untuk menghindari antrean dan kehabisan, sebaiknya datang sebelum pukul 08.00 WIB.
- Siapkan Uang Tunai: Pembayaran dilakukan secara tunai, jadi pastikan membawa uang secukupnya.
- Cicipi Setengah Porsi: Jika ingin mencoba tanpa terlalu kenyang, setengah porsi dengan topping tetap melimpah bisa menjadi pilihan.
- Eksplorasi Sekitar: Setelah menikmati bubur, sempatkan berjalan-jalan di sekitar Masjid Agung Tasikmalaya yang berdekatan.